Minggu, 24 April 2016

Rasa Syukur 


Adalah hal yang membahagiakan tuk seorang ibu , melihat buah hatinya tumbuh sehat dan aktiv . Begitupun dengan ku , sangat bersyukur sekali memiliki Salma , Kamal dan Kamila .
Ketiganya aktivdan cerdas di bidang masing-masing . 

Walau jarak usia jauh sekali dengan si bungsu , kakak dan abang sayang sekali terhadapnya . Jika mengingat kembali saat-saat masa dikandungan , si bungsu aktiv bergerak , namun karena usia ku  menginjak 40 saat itu , aku banyak kurang tenaga dan kalori.

Kasian si bungsu saat lahir , lewat 3 minggu kelahirannya dari jadwal semula . Dan dokter pun sudah memprediksikan tuk caesar tepat tanggal perkiraan . Tetapi aku adalah perempuan yang pengecut , aku menghindar dari puskesmas dan tidak datang saat di jadwalkan tuk caesar , karena ku pikir ku bisa melahirkan secara normal .

Setelah 3 minggu berlalu dari jadwal caesar , barulah tanda mulas yang hebat datang , dan air ketubanpun sudah bocor , hijau pekat .

Pihak puskesmas merujuk ku ke rumah sakit , diantar ibu dan kakak perempuanku , kami berangkat dengan ambulance. Ibu dan kakakku menunggu hingga ayah si bungsu datang tuk menemani proses kelahiran.

Rasa mulas begitu hebat saat infus telah terpasang di lenganku , ayah si bungsu menemani setia sambil menceritakan kisah - kisah lucu di kantornya , membuatku lupa rasa mulas , walau terkadang rasa itu muncul tiap 5 menit sekali .

Akhirnya jam 12 tengah malam aku dirujuk ke ruang operasi tuk menjalani caesar , sayangnya ayah tidak boleh menemani . 

Pak dokter marah saat tahu bahwa kedatanganku melewati jadwal caesar 3 minggu , hehehe maaf pak , aku takut .

Proses penyuntikan  obat bius di punggung sebelah bawah berjalan lama karena sulitnya jarum menembus , hinggal 5 kali tak tembus juga , duuuhh bisa-bisa pingsan sebelum obatya masuk nih .  Namun akhirnya berhasil juga , Alhamdulillah .

Selama proses caesar , doa yang ku baca adalah Ratiban , sambil merasakan perutku perlahan tersentuh-sentuh benda-benda , ketarik-tarik dan didorong - dorong .  Duh tidak mau membayangkan , terus saja Ratiban agar selamat kedua - duanya .

Tak berapa lama bayi mungil ada di samping pipiku , " bu , sun bayinya bu , ga mau nangis nih bayinya , jadi dipaksa nangis niiihh.Ah bgitu mungil dan tak berdaya .

Hari pertama ku tak bisa menemui bayiku , karena peraturan rumah sakit yang melahirkan secara caesar harus datang sendiri ke kamar bayi , aduh sakit tak tahan jahitan ini , "maafkan ibu nak , ibu belum bisa bangkit". Tiba - tiba ada berita dari pihak rumah sakit , bahwa bayiku kuning, kurang kalori dan tidak aktiv , ya Allah kasian bayiku , Ku belum bisa meynyusui , dan ia sakit , ya Allah kuatkanlah bayiku , seperti ia kuat di dalam rahimku selama lebih dari 9 bulan .  Hujan pun turun malam itu , Ya Allah , ku titipkan bayiku pada Mu , jagalah ia , kuatkanlah ia , sehatkanlah ia  . aku percaya pada MukjizatMu ya Allah .

3 hari kemudian kami membawa si bungsu pulang , dan ibuku langsung menyuapi kurma lumat pada si bungsu, yang ku tahu belakangan dari info bahwa hal tersebut dilakukan juga oleh nabi Muhammad SAW , agar bayi sehat dan tidak kekurangan kalori .


3 hari si bungsu belum dapat ASI , di rumah ku coba tuk menyusui , namun gagal karena si bungsu belum bisa menghisap , setelah mencoba menggunakan pipet , akhirnya hari ke 5 ia mulai menghisap .

Alhamdulillah , akhirnya Kamila (itulah nama si bungsu ) lahap menyusu , sehat hingga kini .
Puji syurkur tak terhingga padaMu ya Allah .Dan rasa syukur pun bertambah saat Kamila di akikah oleh ayah , terimakasih ayah .


Semoga kami sekeluarga selalu dalam kasih sayang dan lindungan Allah SWT serta  sehat wal afiat , Aamiin ya Allah 


Sabtu, 02 April 2016

Setelah beberapa tahun bergelut dengan hobby yang sama dan takkan pernah bosan , hobby makan dan tidur (waduh tidur kok hobby , wehehehe ) , kini setelah belum aktif kembali mengajar di sekolah maka hobbyku bertambah satu : memasak .

Memasak adalah salah satu kegiatan yang dapat menunjang kedua hobbyku di atas . Why ???
karena dapat memuaskan hobby makan dan setelah makan tidur , wahehehe . indahnya dunia ^_^ .

itu hanya  joke saja ....

karena sebenarnya ku ingin keluarga ku mendapatkan asupan yang sehat , tuk apa ku punya sederet emas di jari , pergelangan dan leher jika keluarga ku kelaparan . Lebih baik ku lebih mengutamakan menyiapkan makan demi kesehatan keluarga . 

Walau mungkin hasil masakan ku tak sesedap rumah makan sederhana kelas tegal atau padang atau sunda atau  betawi tapi cukuplah tuk asupan tenaga , Alhamdulillah .

kata pepatah  : cinta datang dari perut ... hehehehe 

So , masak apa ya besok ..... kita temukan jawabannya setelah subuhan ^_^

met malam , met rehat 

tulisan ini hanya tuk intermezo , setelah blog ini pasif beberapa tahun karena lupa password ^_^

Lets make our family strong from home





Sabtu, 31 Maret 2012

gadis lucu

seorang gadis yang kukenal, gadis belia belasan tahun .
begitu ceria , penuh canda tawa dan cerita.
kulit putih dan wajahnya yang cantik tak membuatnya menjadi tinggi hati .

tapi dibalik itu semua ,,,
tersembunyi
kegalauan hatinya ,,,
kesedihan hatinya ,,,
luka hatinya,,,

begitu ingin ia memiliki
tambatan hati yang sejati
tambatan hati yang setia
tambaatan hati yang dapat menemaninya

sering dialami
kegagalan cinta
penghianatan
kepalsuan
harapan hampa

terkadang
ditumpahkan semua cerita
diungkapkan semua resah
dituangkan semua kisah

kesedihan
terlihat dimatanya
terlihat disenyumnya
terlihat diraut wajahnya

tapi
tak pernah ku lihat
air mata menetes dari matanya

smua
tertutup
candanya
tawanya
ocehannya
jenakanya
hayalan lucunya

ah
seandainya ku bisa mengobati
lukamu
gelisahmu
sesalmu
galaumu

begitu sabar dan tegar
kau jalani kehidupan
walau smua terkadang tak seperti yang kau harapkan
kau tetap tegar
kau tetap mengangkat kepalamu
hadapi smua

taukah kau
sesungguhnya
aku
yang
menangis
melihat
luka hatimu

sabar ya nak

Sabtu, 21 Januari 2012

MENEMANI SANG BIDADARI
ingatkan dengan sang bidadari yang meninggalkan alam fana ini dengan senyum yang indah.
ternyata kepergian sang bidadari meninggalkan kesedihan mendalam tuk seorang ayah, yang sayang kepadanya.

sang ayah tak mau melewati depan sekolahnya karena terkenang dengan sang bidadari, hingga akhirnya sang ayah jatuh sakit.

berbulan bulan sang ayah sakit dan selalu memanggil sang bidadari.

Hingga akhirnya tujuh bulan kemudian sang ayah menemani sang bidadari dikayangan,

smoga mereka berdua berkumpul kembali dan bahagia, aamiin.............

Minggu, 06 November 2011

entah apa yang dicarinya, seorang wanita sudah berusia diatas kepala 4, tetapi masih saja bergaya remaja. Bicara ceplas ceplos, tidak bisa jaga rahasia dan mengumbar kebaikannya dimana mana, apa yang dicari?

bukankah hidup didunia hanya sesaat, mengapa kamu keluhkan seakan kamulah yang paling menderita, lihatlah sekelilingmu, banyak yang lebih menderita dibandingkan dengan mu.

kamu lupakan kebaikan Allah swt melalui saudara2mu. kamu lupakan nikmat Allah swt lewat orang tuamu.

Sadarlah, jangan terus mengeluh dan mengumbar rahasia orang lain yang telah dititipkan padamu,toh kamu pun punya rahasia ditangan mereka.

sadarlah :)

Selasa, 06 September 2011

Insyaallah Ku slalu dapat jawaban dari Allah

Pernah aku berpikir, bahwa api adalah hal yang paling menghancurkan dan paling memusnahkan , karena jika sesuatu telah terbakar pasti sulit dikembalikan ke wujud semula. Dan aku sempat berpikir bahwa air tidak begitu menghancurkan karena jika sesuatu terendam air pasti masih bisa dikeringkan walau bentuknya sudah menjadi lusuh, contohnya kertas, walau lusuh masih bisa dipakai dan benda - benda lainnya yang terkena air masih bisa terpakai.Tapi di dalam hatiku masih bertanya - tanya , bener ga ya air kalah kekuatannya dengan kekuatan api, padahal api bisa padam oleh air ? ...Jadi kesimpulannya aku meremehkan kekuatan air , astagfirullah.

Ternyata dua hari kemudian setelah pemikiran diatas muncul, aku mendengar berita tsunami telah terjadi di Aceh , tgl 26 Desember 2006.

Aku menyaksikan di televisi , begitu dahsyatnya terjangan air yang menerjang semua benda dan manusia yang ada disekitarnya , semua luluh lantah, aku melihat seorang ibu mendekap balitanya yang tak bernyawa, aku melihat mayat-mayat tergeletak dimana-mana ,berantakan semua , hancur semua.

Selang beberapa saat , aku masih berpikir, bahwa benda - benda yang telah berserakan tersebut masih bisa dipakai, karena hanya terkena air dan bisa dikeringkan kembali.

Tetapi ternyata , benda - benda tersebut hanya menjadi barang rongsongkan buat masyarakat di Aceh tersebut, mungkin karena mereka merasa bukan milik mereka dan mungkin mereka enggan menggunakannya karena trauma, mungkin sangat kotor, mungkin memang tak dapat dipergunakan kembali dan beribu alasan yang masuk akal sehingga barang - barang berserakan tersebut tak dapat digunakan kembali.

Allah swt menjawab pertanyaanku tentang kekuatan air melalui tragedi tsunami di Aceh, ternyata air dan tanah juga mempunyai kekuatan yang maha dahsyat , yang dapat menghancurkan dan meluluh lantahkan semua yang ada . Dan semua kekuatan yang ada datang dari Allah swt, atas seizin Allah swt .

Astagfirullah, selama ini aku salah ,dan belum menyadari hal tersebut.
Tapi aku selalu berharap, dan berdoa kepada Allah swt , aku meminta jika aku mempunyai pertanyaan lagi tentang kehidupan ini, tolong jangan dijawab dengan kejadian yang mengerikan seperti diatas,Ya Allah sangat mengerikan.

Semoga pertanyaan ku selalu mendapat petunjuk dan bimbingan dari Allah swt dan tidak tersesat dari jalanNya, aamiin ..

Jumat, 22 April 2011

Sang Bidadari

ini adalah kisah nyata seorang siswi sd yang ingin menjadi dokter anak

Ia adalah siswi sd kelas 6 yang akan mengikuti ujian kelulusan,tetapi kini ia telah mengepakan sayap indahnya jauh tinggi menembus awan ,langit dan angkasa.
Berawal ketika ia mulai merasakan sakit dikepalanya yang tak dapat ia tahan, ia pun akan muntah dan terjatuh ke lantai, keringatnya pun bercucuran dan ia pun mulai menangis tak dapat menahan sakit yang begitu hebat dikepalanya.

Setiap hari selalu terulang, rasa sakit yang mendera tak kunjung berakhir. Ia harus pulang sebelum jam pelajaran selesai.

Orangtuanya telah membawa ke beberapa rumah sakit ternama di Jakarta, dan kesimpulan yang mengejutkan adalah tumor otak, dan harus segera di operasi.

Entahlah, mungkin karena kata "operasi" sangat mengerikan, mengingat otak yang harus dioperasi, akhirnya orangtua siswi tersebut membawa ke tempat alternatif di sukabumi.

Orangtua siswi tersebut meminta dispensasi untuk memulihkan kesehatan siswi tersebut ,sehari, seminggu , sebulan, telah lewat. Para guru dan teman-temannya mulai merindukan keceriaan siswi tersebut, senyummya , tawa candanya, keceriaannya, ide-ide lucunya.

Bulan ke dua, teman-teman sekelas dan perwakilan guru mengiriminya "surat sayang buat temanku" dan beberapa souvenir mungil , dengan harapan ia akan tetap semangat dan segera kembali sekolah. Tetapi ia tetap belum bisa datang kesekolah.

Dalam "surat sayang" tersebut, gurunya berjanji akan mengajarkan permainan baru jika siswi tersebut telah kembali sehat dan kembali berkumpul belajar bersama.

Jelang tiga bulan, kondisi kesehatan siswi tersebut mulai membaik namun penglihatannya mengalami kemunduran , ia tak dapat melihat dengan jelas. Ia pun tak kuat untuk duduk berlama lama.

Pihak sekolah dan beberapa pihak berusaha menggalang bantuan untuk siswi tersebut untuk meringankan beban orangtuanya.

Namun malam itu, aku mendapat kabar yang membuatku terdiam tak dapat berkata apa-apa, lama ku terdiam dan melayang ingatanku kepada siswi tersebut, aku tak dapat menjabarkan perasaanku saat itu, hanya terdiam menatap kosong. Sebuah kabar "Ia telah pulang ke Rahmatullah". Innalillahi wainaillaihi rajiun.........

Ketika ku datang pagi itu , melihatnya berbaring tersenyum , terpejam matanya. Ingin ku bangunkan dia , "Bangun, ayo kamu bohong ya?" itulah yang ingin ku katakan padanya.

Tapi kulihat sekelilingku , teman - temannya, gurunya,orangtuanya , kerabat , menagis, menatapmu dan memanggil namamu. Ku tatap kembali wajahmu yang begitu damai, tersenyum, ku tak dapat menahan airmataku saat ku mencium pipimu yang dingin, ku berbisik, "ini ibu datang nak........., maaf ibu tak menjengukmu........, ibu menyesal......,ibu menyesal........., ini ibu datang nak........, bangun nak......."

Ku baru menyadari kau telah pergi saat kau dimandikan , air yang dingin itu menyentuh kulitmu, kau terdiam, dingin . Namun sekelebat ku melihat senyum manismu saat ku usap pipimu.

Tak dapat ku tahan air mataku dan penyesalanku .
Hingga kini aku tak memperkenalkan permainan baru itu kepada teman-temanmu, karena ku telah berjanji akan mengajarkan permainan itu hanya jika kau kembali sehat dan kembali bersekolah.

Slamat jalan Maswa, kepakanlah sayap indahmu bidadari , hiasain taman firdaus dengan senyummu yang cantik.

Ibu sayang kamu